Contoh Rpp Pai Sd Kurikulum 2013 Kelas 1
Download RPP PAI dan Budi Pekerti SD Kurikulum 2013 Contoh RPP, Download RPP, RPP. Contoh RPP Kelas 4 Kurikulum 2013 Semester 1 dan 2.
Guru harus mampu membuat RPP dan menciptakanpembelajaran yang aktif. Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD terkait langsung dengan pendidikan karakter, oleh sebab itulah pada Kurikulum 2013 mata pelajaran agama ditambah dengan Budi Pekerti. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan penjabaran dari silabus yang lebih operasioanl dan rinci. Telah dibuat dan dapat didownload di internet. Haruslah memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas kegiatan pembelajaran dalam upaya mencapai penguasaan suatu Kompetensi Dasar.
Di tahun awal penerapannya, Kurikulum Baru ini diterapkan di kelas 1 dan 4 SD. Guru harus mampu membuat RPP dan merancang proses pembelajaran yang aktif.

Berikut contoh RPP PAI untuk kelas 1 dan 4 SD dengan Kurikulum 2013.
Kini, yang perlu menjadi pusat perhatian umat Islam hanya satu. Yaitu, pentingnya kejujuran. Kenapa Abu Bakar begitu meyakini kejadian itu? Jawabannya hanya satu, karena buah sifat jujur Rasulullah itu sendiri. Bukan cerita asing lagi bagaimana kejujuran Rasulullah sebelum diangkat menjadi Rasul. Seluruh orang Quraisy bahkan Abu Jahal, pembesar suku Quraisy sekali pun sangat mengakui kejujuran Rasulullah. “Sesungguhnya kami tidak mendustaimu, hanya saja kami mendustai ajaran yang kamu bawa.” demikian komentar Abu Jahal akan kejujuran Rasulullah di hadapan suku Quraisy.
Bahkan, jika dirunut lebih jauh dan mendalam. Khadijah, isteri Rasulullah yang selalu bersamanya, sungguh sangat mengagumi kejujuran Rasulullah. Sehingga kata-kata kekagumannya itu pun muncul bak air mengalir ketika Rasulullah menerima wahyu pertama kali, “Bergembiralah, Demi Allah, Dia tidak akan menghinakanmu selama-lamanya. Demi Allah, seseungguhnya kamu adalah orang yang senantiasa menjalin hubungan silaturahmi dan selalu berkata benar.” Kata Khadijah sambil menenangkan Rasulullah yang begitu ketakutan setelah bertemu Jibril di Gua Hira.
Karena itu, Rasulullah senantiasa mengingatkan umatnya untuk selalu berkata jujur dan menjauhi sifat dusta. Rasulullah berpesan, “Berperilaku jujurlah kamu. Sesungguhnya kejujuran menuntun kepada kebaikan. Kebaikan menunjukkan jalan menuju surga. Setiap manusia yang selalu berkata jujur dan memilih kejujuran hingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur.
Jauhilah kamu dari sifat sombong. Sesungguhnya kesombongan itu menuntun ke arah kedurhakaan. Kedurhakaan membawa ke neraka. Setiap manusia yang selalu berbohong dan memilih kebohongan hingga tertulis di sisi Allah sebagai pendusta.” Sub ha anallah, Maha Suci Allah. Dengan jujur pada diri sendiri maka kita akan jujur pada apa-apa yang mengikuti kita, seperti malam mengikuti siang. Dan itu akan berdampak hidup jujur di masyarakat.

Kejujuran akan membawa pada kemaslahatan umat. Dalam lingkungan pendidikan, misalnya di sekolah, anak jujur harus dapat menjaga amanah, tidak suka berbuat curang, anak harus jujur terhadap Allah Swt terhadap diri sendiri, terhadap orang tua, terhadap guru, terhadap teman. Contoh lainnya jika mengerjakan soal ulangan, tidak suka menyontek dan berusaha untuk selalu dikerjakan sendiri.
Model/strategi/metode pembelajaran yang digunakan di antaranya (1) ceramah interaktif (menceritakan dan menjelaskan kisah melalui gambar atau tayangan visual/film yang bersifat kontekstual kekinian), (2) diskusi dalam bentuk the educational-diagnose meeting artinya peserta didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh pemahaman yang benar, dan dilengkapi dengan lembar pengamatan dalam pelaksanaan diskusi. Model/strategi/metode pembelajaran yang digunakan di antaranya (1) ceramah interaktif (menceritakan dan menjelaskan kisah melalui gambar atau tayangan visual/film yang bersifat kontekstual kekinian), (2) diskusi dalam bentuk the educational-diagnose meeting artinya peserta didik berbincang mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh pemahaman yang benar, dan dilengkapi dengan lembar pengamatan dalam pelaksanaan diskusi. Jika terdapat peserta didik yang belum lancar membaca, menghafal, dan menulis, serta belum memahami kandungan Q.S. At-T ii n, guru memberikan kembali contoh cara membaca, menulis, dan menghafal Q.S.

Silabus Dan Rpp Pai Sd Kurikulum 2013
At-T ii n yang benar (belum mencapai KKM pada kurun waktu yang telah ditentukan). Peserta didik mendapatkan tambahan jam untuk belajar lagi cara membaca, menghafal dan menulis yang benar dan menirukannya secara berulang.
Selanjutnya, memberikan pemahaman kembali tentang kandungan Q.S. At-T ii n melalui berbagai pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.
Pelaksanaan remedial dilakukan pada hari dan waktu tertentu yang disesuaikan, misalnya 30 menit setelah jam pulang. (Untuk penilaian dapat dilihat pada poin 5).